"SELESAI"
Selamat malam kehancuran hatiku.
Dulu memang kau sebagai penyempurna hatiku hehe. Aku sudah bahagia kok, tenang saja.
Ini sedikit
cerita tentang seseorang yang membuat aku
bisa menulis ini sekarang, seseorang yang menjadi inspirasi aku menulis sejak saat itu. |
Awal yang sangat manis jika diingat-ingat lagi
tanpa harus menyelaminya kembali.
Cukup menjadi cerita manis dimasa nanti dan tersenyum
kelak.
"Begitu dalamnya aku mencintaimu, betapa besarnya sayangku ke
kamu" DULU.
|
Begitu bahagia ketika dapat pesan singkat darimu walau didunia maya
saat itu, betapa
hebohnya aku ketika dapat sedikit perhatian yang hanya sekedar "semangat latihannya". Begitu mencintainya aku. Sekali lagi, DULU. |
Tanpa sadar, aku kuat menunggu, aku tidak lemah menanti sampai
cintamu benar-benar
menyambutku. Dengan sangat percaya diri, aku meyakinkan diriku sendiri dengan selembar kertas kusam yang kutulis waktu itu. Dan 24 mei tahun itu menjadi saksi kamu membacanya disampingku, kata demi kata, dan kamu tidak bisa berkata apa-apa selain "speecless". |
Sejak saat itu, bulan demi bulan kita lewati dg serangkaian
ritual sampai ke perayaan
37 monthversary atau apalah sebutannya. Suka, duka, kenehan, keunikan, kelebihan, kekurangan sudah menjadi hal yang biasa. Sesuatu yang kita ciptakan sendiri dan hanya kita berdua yang paham. Panggilan, isyarat (ILU,ILUT,INU,dll). Hal-hal kecil yang orang lain liat itu sebuah keanehan, kita justru menikmatinya dengan bahagia. |
Aaaahhhh untungnya aku tidak menyelam. Aku masih berusaha
berlayar melewati ini sendiri,
sedikit lagi. Dan aku yakin, akan ada seseorang yang kan menyambutku ditepian. Yang menghargai perjuanganku setelah melewati ini semua. Sebentar lagi. Sampai dan Selesai. |
Komentar
Posting Komentar